Berita TerbaruBerita UtamaBitungGibran Rakabuming RakaLetkol Czi Wiratama SuryonoManadoMinutNasionalSulawesi UtaraTNI

Prajurit Yonzipur 19/YKN Siap Amankan Kunjungan Kerja Wakil Presiden RI di Sulawesi Utara

Dalam rangka kunjungan kerja Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, di Sulawesi Utara, kesigapan dan kesiapan prajurit menjadi fokus utama. Apel gelar pasukan yang dilaksanakan di lapangan Makodam XIII/Merdeka, Kota Manado, pada Senin, 6 April 2026, menunjukkan komitmen Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 19/Yudha Karya Nyata (YKN) dalam mengamankan acara tersebut. Dipimpin oleh Danrem 131/Santiago, Brigjen TNI Martin Susilo Martopo Turnip, serta di bawah komando Danyonzipur 19/YKN, Letkol Czi Wiratama Suryono, apel ini bertujuan untuk memastikan bahwa semua elemen keamanan bersinergi demi kelancaran kunjungan kerja ini.

Tujuan Apel Gelar Pasukan

Tidak hanya sebagai formalitas, apel gelar pasukan ini memiliki tujuan penting. Apel ini bertujuan untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kesiapan personel dan peralatan yang akan terlibat dalam pengamanan. Dengan demikian, semua pihak yang terlibat dapat memastikan bahwa setiap aspek telah dipersiapkan dengan baik, sehingga kunjungan kerja Wakil Presiden RI berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.

Pentingnya Sinergi dalam Keamanan

Sinergi antar instansi keamanan sangat penting dalam menjaga stabilitas selama acara berlangsung. Danyonzipur 19/YKN, Letkol Czi Wiratama Suryono, menegaskan bahwa pengamanan VVIP, termasuk kunjungan kerja pejabat negara, adalah salah satu tugas dan tanggung jawab utama TNI. Tugas ini dilaksanakan berdasarkan undang-undang yang berlaku serta peraturan pemerintah yang mengatur pengamanan pejabat tinggi negara.

Tugas dan Tanggung Jawab TNI

Danyonzipur 19/YKN menjelaskan bahwa pengamanan kunjungan Wakil Presiden merupakan bagian dari pelaksanaan tugas yang lebih besar. Menurutnya, hal ini diatur dalam UU RI Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI dan Peraturan Pemerintah RI Nomor 59 Tahun 2013. Dengan mematuhi regulasi ini, TNI memastikan bahwa setiap langkah yang diambil dalam pengamanan mengikuti prosedur yang ditetapkan.

Jumlah Personel yang Dikerahkan

Untuk mendukung kelancaran pengamanan, sebanyak 168 prajurit Yonzipur 19/YKN telah dikerahkan sesuai dengan instruksi Panglima Kodam XIII/Merdeka. Keberadaan pasukan ini diharapkan dapat memperkuat pengamanan dan memberikan rasa aman bagi semua pihak yang terlibat dalam kunjungan kerja tersebut.

Pesan dari Danyonzipur

Dalam kesempatan tersebut, Letkol Czi Wiratama Suryono menyampaikan harapannya agar semua prajurit dan instansi terkait yang terlibat dalam pengamanan dapat melaksanakan tugas dengan maksimal. Ia menekankan pentingnya disiplin dan kepatuhan terhadap prosedur yang telah ditetapkan. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya kesalahan yang dapat mengganggu jalannya acara.

Komitmen untuk Melaksanakan Tugas dengan Baik

“Semoga semua prajurit Yonzipur 19/YKN dan instansi terkait dapat menjalankan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab. Disiplin dan prosedur pengamanan yang ketat sangat diperlukan untuk menjamin keberhasilan operasi ini,” tambahnya. Pesan ini menunjukkan komitmen yang tinggi dari TNI dalam menjaga keamanan negara, terutama dalam situasi-situasi yang melibatkan pejabat tinggi.

Partisipasi Pejabat Lainnya

Apel gelar pasukan ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat penting dari berbagai instansi. Kapoksahli Pangdam XIII/Merdeka, Brigjen TNI Saptono Syiwarudi, Asintel Kasdam XIII/Merdeka, Kolonel Kav Ilham Faisal Siregar, serta Dandim 1309/Manado, Kolonel Arh Yosip Brozti Dadi, turut hadir dalam acara ini. Kehadiran mereka menunjukkan kolaborasi yang kuat antara TNI dan pihak kepolisian, serta instansi lainnya dalam menjaga keamanan selama kunjungan kerja.

Kepolisian dan Keamanan Umum

Kepolisian juga memainkan peran yang sangat penting dalam pengamanan ini. Kapolresta Manado, Kombes Pol Irham Halid, bersama dengan para pejabat terkait lainnya, memastikan bahwa semua langkah pengamanan terpadu dan berjalan dengan baik. Kerjasama antara TNI dan Polri dalam situasi ini sangat krusial untuk menciptakan suasana yang aman dan kondusif bagi semua peserta acara.

Persiapan yang Matang

Persiapan yang matang menjadi kunci dalam pengamanan setiap kunjungan kerja pejabat tinggi negara. Setiap detail, mulai dari pengaturan lalu lintas hingga pengawalan, telah direncanakan secara komprehensif. Hal ini bertujuan untuk mencegah potensi gangguan yang dapat menghambat jalannya acara. Diharapkan dengan persiapan yang baik, semua kegiatan dapat berjalan sesuai rencana.

Prosedur Pengamanan yang Ditetapkan

Prosedur pengamanan yang telah ditetapkan mencakup berbagai aspek, seperti pengaturan lokasi, pemeriksaan keamanan, dan pengawalan pejabat. Setiap prajurit dilatih untuk mengikuti prosedur ini dengan ketat, guna memastikan bahwa semua tahapan pengamanan dapat dilakukan tanpa celah. Ini adalah bagian dari komitmen TNI untuk memberikan layanan terbaik dalam pengamanan VVIP.

Harapan untuk Keberhasilan Pengamanan

Dengan semua persiapan yang telah dilakukan, harapan besar diletakkan pada prajurit Yonzipur 19/YKN dan semua instansi yang terlibat. Keberhasilan pengamanan bukan hanya mencerminkan profesionalisme TNI, tetapi juga menunjukkan komitmen mereka dalam menjaga stabilitas dan keamanan negara. Setiap langkah yang diambil adalah wujud dari dedikasi mereka terhadap tugas yang diemban.

Penutup Kegiatan Apel

Dengan pelaksanaan apel gelar pasukan ini, diharapkan semua personel dapat memahami pentingnya peran mereka dalam menjaga keamanan selama kunjungan kerja Wakil Presiden. Ini bukan hanya tentang melaksanakan tugas, tetapi juga tentang menjaga nama baik institusi dan negara. Setiap prajurit harus bangga dapat berkontribusi dalam misi penting ini, mendukung pemerintahan dan masyarakat.

Back to top button