Empat Tim Liga 4 Sumut Lolos ke Semifinal, Batubara United dan Binjai City Tampil Kuat

Kompetisi Liga 4 Sumut semakin memanas seiring dengan berakhirnya babak 6 besar Piala Gubernur Sumatera Utara 2025/26. Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Unimed, empat tim telah memastikan diri melaju ke semifinal. Penampilan masing-masing tim menunjukkan kualitas dan ketahanan yang luar biasa, dengan Batubara United dan Binjai City tampil menonjol di antara yang lain.
Dominasi Batubara United di Grup D
Batubara United menunjukkan performa yang mengesankan dengan meraih kemenangan telak atas Gumarang FC dengan skor 6-2. Sejak peluit awal dibunyikan, mereka langsung mengambil alih kendali permainan. Bahkan, di babak pertama, mereka sudah unggul dengan skor 4-2, menandakan dominasi mereka di lapangan.
Gol-gol yang dicetak oleh Batubara United masing-masing berasal dari Risdo Amin Saragih yang mencetak dua gol pada menit ke-5 dan 14, Ronggur dengan dua gol pada menit ke-13 dan 33, serta Aldo Febry yang menyumbang dua gol lagi pada menit ke-66 dan 86. Sementara itu, Gumarang FC hanya mampu mencetak dua gol balasan melalui Radha pada menit ke-39 dan 45.
Keberhasilan dan Tantangan Batubara United
Kemenangan ini tidak hanya memastikan Batubara United lolos ke semifinal tetapi juga menandai posisi mereka yang kuat di grup. Dengan tambahan poin ini, mereka menyusul Paya Bakung FC yang juga telah mengamankan tiket sebelumnya. Meskipun demikian, kedua tim masih harus bertemu pada laga terakhir babak 6 besar untuk menentukan siapa yang akan menjadi juara grup.
Gumarang FC, di sisi lain, harus menelan pil pahit setelah mengalami dua kekalahan berturut-turut dari Paya Bakung FC dan Batubara United, yang mengakibatkan mereka tersingkir dari kompetisi.
Binjai City Sport Club Menunjukkan Kualitasnya
Di Grup E, Binjai City Sport Club juga tidak kalah impresif. Mereka berhasil menghancurkan Pelita Medan Soccer dengan skor mencolok 6-1. Sejak awal pertandingan, Binjai City menunjukkan dominasinya dengan permainan yang agresif dan terorganisir.
Gol-gol yang mengantarkan Binjai City ke semifinal dicetak oleh Hibul Situmorang (12’), Maulidan (15’), Aldino (34’), Rohid (61’), Effendi (63’), dan Khadafi (67’). Sementara itu, Pelita Medan Soccer hanya mampu mencetak satu gol melalui Daffa pada menit ke-28.
Binjai City dan PS Kwarta Melaju ke Semifinal
Hasil tersebut memastikan Binjai City Sport Club melaju ke semifinal bersama PS Kwarta dari Grup E. Meskipun masih ada satu pertandingan yang harus dijalani kedua tim, hasil ini sudah cukup untuk memastikan langkah mereka ke babak berikutnya. Pelita Medan Soccer harus mengakhiri perjalanan mereka setelah gagal meraih kemenangan dalam dua pertandingan terakhir.
Reaksi Pelatih dan Strategi Tim
Pelatih Binjai City Sport Club, Amran, mengungkapkan kepuasan atas performa timnya. Ia menyatakan bahwa meskipun hasilnya memuaskan, masih ada beberapa peluang yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Amran menekankan pentingnya evaluasi dan rotasi pemain untuk menjaga kebugaran skuad jelang semifinal.
“Alhamdulillah pertandingan hari ini berjalan baik tanpa insiden. Pelita Medan Soccer juga saya kira bermain baik. Hasilnya sesuai harapan, tapi memang masih ada peluang yang belum maksimal, mungkin faktor lapangan atau lainnya,” ungkap Amran usai pertandingan.
Strategi Rotasi Pemain untuk Semifinal
Amran mengindikasikan bahwa timnya akan melakukan rotasi pemain pada pertandingan berikutnya. Hal ini dilakukan untuk memberi kesempatan kepada pemain pelapis dan menjaga kebugaran seluruh anggota tim. “Kita akan lakukan rotasi. Pembenahan terus kita lakukan, terutama untuk pemain yang masuk regulasi agar lebih banyak mendapatkan kesempatan,” tambahnya.
Ia optimis dengan strategi yang diterapkan, dan berharap timnya bisa mencapai final. “Insya Allah target kita bisa ke final,” tutupnya dengan penuh keyakinan.
Agung Pramana dan Kebangkitan Batubara United
Di sisi lain, pelatih Batubara United, Agung Pramana, mengaku terkejut dengan hasil yang diraih timnya. Menurutnya, kemenangan tersebut di luar ekspektasi karena Gumarang FC memberikan perlawanan yang cukup berarti. Ia memberikan apresiasi kepada para pemain atas kerja keras yang telah ditunjukkan.
“Saya ucapkan terima kasih kepada pemain yang sudah bekerja keras. Pertandingan hari ini sebenarnya di luar ekspektasi saya. Saya pikir tidak akan mudah karena Gumarang memberi perlawanan,” tuturnya.
Evaluasi dan Fokus pada Permainan Tim
Agung menjelaskan bahwa dua gol yang didapat oleh Gumarang FC terjadi akibat penurunan konsentrasi pemain di akhir babak pertama. Ia menilai penting untuk melakukan evaluasi dan perbaikan di area tersebut agar timnya bisa tampil lebih solid di pertandingan selanjutnya.
“Kita kecolongan dari tendangan bebas karena konsentrasi pemain menurun. Tapi di babak kedua kita bisa bangkit dan membalikkan keadaan,” jelasnya.
Agung menegaskan bahwa timnya akan terus memburu kemenangan di laga terakhir untuk memastikan status juara grup. “Awalnya kita targetkan seri, tapi hasilnya jauh lebih baik. Ke depan kita tetap incar kemenangan untuk mengamankan posisi juara grup,” tutupnya dengan penuh semangat.
Empat Tim Terbaik Liga 4 Sumut Menuju Semifinal
Dengan hasil pertandingan yang telah berlangsung, empat tim yang berhasil melaju ke semifinal Liga 4 Sumut adalah Binjai City Sport Club, PS Kwarta, Paya Bakung FC, dan Batubara United. Keberhasilan ini tidak lepas dari strategi yang diterapkan oleh masing-masing pelatih dan kerja keras para pemain di lapangan.
Keempat tim ini kini bersiap untuk menghadapi tantangan lebih besar di babak semifinal. Dengan performa yang telah ditunjukkan, para penggemar berharap untuk melihat aksi-aksi menakjubkan dan pertandingan yang ketat di fase berikutnya.
Semua mata kini tertuju pada semifinal yang dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat. Pertandingan ini tentu akan menjadi momen penting bagi setiap tim untuk membuktikan diri dan berjuang meraih gelar juara di Liga 4 Sumut.




