Bupati Gus Irawan Buka Manasik Akbar 2026, Harapkan 130 Jamaah Tapsel Raih Haji Mabrur

Pada Selasa, 14 April 2026, Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, menandai pembukaan resmi Bimbingan Manasik Haji Akbar untuk tahun 1447 H/2026 M. Acara ini berlangsung di Masjid Syahrun Nur yang terletak di Sipirok, dan dihadiri oleh seluruh calon jamaah haji yang berasal dari daerah tersebut. Kegiatan ini menjadi momen penting bagi 130 jamaah yang akan melaksanakan ibadah haji, suatu panggilan mulia bagi setiap Muslim.
Tematik Kegiatan Manasik Haji
Kegiatan ini diusung dengan tema yang sangat bermakna, yaitu “Keikhlasan, Kesabaran, dan Kebersamaan adalah Kunci Sukses Haji yang Mabrur.” Tema ini mencerminkan esensi dari ibadah haji itu sendiri, di mana setiap jamaah dituntut untuk tidak hanya fokus pada aspek fisik, tetapi juga spiritual dan sosial. Melalui tema ini, diharapkan para jamaah dapat memahami dan menjalani ibadah mereka dengan penuh kesadaran dan komitmen.
Pentingnya Kesehatan Jamaah
Dalam sambutannya, Gus Irawan menekankan pentingnya menjaga kesehatan fisik untuk menjalankan ibadah haji. “Kita patut bersyukur, terutama kepada 130 jamaah yang beruntung menjadi tamu Allah. Ibadah haji membutuhkan fisik yang prima, maka saya mengingatkan agar seluruh jemaah menjaga kesehatan sehingga seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci dapat berjalan lancar,” ungkapnya. Hal ini menunjukkan komitmennya untuk memastikan bahwa setiap jamaah dapat mengikuti setiap tahap ibadah dengan baik dan tanpa kendala.
Doa untuk Keselamatan Daerah
Bupati juga memohon doa dari para calon jamaah agar Kabupaten Tapanuli Selatan dijauhkan dari bencana. Ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah berupaya maksimal dalam penanganan bencana di beberapa wilayah, termasuk penanganan yang cepat dan responsif untuk mengatasi masalah yang dihadapi masyarakat.
Penanganan Bencana yang Efektif
Menyinggung tentang penanganan bencana, Gus Irawan menyatakan, “Alhamdulillah, penanganan bencana di Tapanuli Selatan termasuk yang tercepat bersama 48 kabupaten/kota di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Pengungsi telah ditempatkan di hunian sementara, sehingga masyarakat tidak lagi tinggal di tenda pengungsian menjelang Ramadan dan Idulfitri yang lalu.” Ini menunjukkan keberhasilan pemerintah dalam memberikan perlindungan dan bantuan kepada warga yang terdampak bencana.
Nilai Budaya Dalihan Natolu
Bupati juga menggarisbawahi pentingnya nilai budaya Dalihan Natolu yang ada di tengah masyarakat Tapanuli Selatan. Budaya ini terbukti menjadi pendorong kuat dalam semangat gotong royong, terutama saat bencana terjadi. Masyarakat secara sukarela mendirikan dapur umum sebelum bantuan resmi dari pemerintah tiba, mencerminkan solidaritas dan kepedulian antarwarga.
Pesan untuk Jamaah Haji
Sebelum menutup sambutannya, Gus Irawan mengingatkan para jamaah untuk mengikhlaskan keluarga dan harta benda yang ditinggalkan selama menunaikan ibadah haji. “Ikhlaskan apa yang ditinggalkan. InsyaAllah Allah SWT akan menjaga keluarga dan harta kita selama berada di Tanah Suci,” pesan beliau, yang mencerminkan keyakinan bahwa Allah akan menjaga apa yang ditinggalkan selama menjalankan ibadah.
Pendampingan dari Kementerian Haji dan Umrah
Dalam kesempatan ini, Bupati juga menitipkan para jamaah kepada Kementerian Haji dan Umrah serta para pembimbing ibadah. Ia berharap agar para pembimbing dapat memberikan arahan dan bimbingan yang baik kepada jamaah Tapanuli Selatan selama pelaksanaan haji dan umrah. Ini merupakan langkah penting untuk memastikan bahwa setiap jamaah dapat menjalani ibadah dengan benar dan memperoleh pengalaman yang berarti.
Tujuan Manasik Haji Akbar
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Tapanuli Selatan, Firmansyah Pasaribu, menjelaskan bahwa manasik haji akbar bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan yang mendalam tentang pelaksanaan ibadah haji dan umrah kepada seluruh calon jamaah. Kegiatan ini sangat penting karena dapat membantu jamaah mempersiapkan diri dengan baik sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Partisipasi Jamaah
Jumlah peserta manasik haji kali ini mencapai 130 orang, yang terdiri dari 40 jamaah laki-laki dan 90 perempuan. Mereka juga didampingi oleh enam petugas haji yang akan membantu dalam proses pelaksanaan ibadah. Keberadaan petugas ini sangat penting untuk memberikan dukungan dan bimbingan yang diperlukan selama pelaksanaan ibadah haji.
Daftar Petugas Haji
Petugas yang menyertai para jamaah dalam kegiatan ini adalah:
- Ketua Kloter: Rahmadsyah Harahap
- Pembimbing Ibadah: Anwar Budi Nasution
- Dokter: Rusydy Saleh Siregar
- Paramedis: Listianti Siregar
- TPHD: Erry Zulkifli Siregar dan Nikmat Fauzi Lubis
Selain itu, juga terdapat Pembimbing Ibadah Haji dari KBIHU, Hamdan Syukri Siregar, yang akan memberikan bimbingan selama perjalanan ibadah haji.
Kelompok Terbang Jamaah
Jamaah haji asal Tapanuli Selatan akan tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 5/KNO Embarkasi Medan. Mereka akan berangkat bersama jamaah dari Kota Medan yang berasal dari beberapa KBIHU, seperti Multazam Asy Syafii, An Nida’u, dan Alhamidu. Ini adalah langkah yang baik untuk memberikan kesempatan bagi jamaah untuk saling berbagi pengalaman dan dukungan selama perjalanan.
Jadwal Masuk Asrama Haji
Para jamaah dijadwalkan untuk masuk ke Asrama Haji pada tanggal 26 April 2026, mulai pukul 06.00 WIB. Dalam daftar jamaah, terdapat Adzra Salsabila Binti Abdul Latif yang merupakan jamaah termuda berusia 18 tahun 8 bulan, berasal dari Wek II Kecamatan Batangtoru. Sementara itu, jamaah tertua adalah Monto Siregar Binti Juhari, berusia 82 tahun 6 bulan, yang berasal dari Desa Tapus, Kecamatan Sipirok.
Partisipasi Pejabat dan Masyarakat
Kegiatan pembukaan manasik haji ini juga dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Wakil Bupati, Jafar Syahbuddin Ritonga, Asisten I Hamdan Zen, Staf Ahli Bupati Ibnussalam, serta jajaran pejabat lainnya seperti Kasatpol PP Joni Gumansi, Plt Kadis Perhubungan AM. Fadhil Harahap, Kabag Kesra, unsur MUI Kabupaten Tapanuli Selatan, dan Ketua IPHI Tapanuli Selatan, Soleman Harahap. Kehadiran pejabat-pejabat ini menunjukkan dukungan penuh terhadap pelaksanaan ibadah haji bagi masyarakat Tapanuli Selatan.