BPJS-TK Bandar Lampung Lakukan Sosialisasi Aktif untuk Pengurus DKM dan Pedagang Takjil

BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bandar Lampung memanfaatkan bulan Ramadhan 1447 H sebagai momentum untuk melakukan sosialisasi dan edukasi massal di berbagai masjid di kota ini pada hari Selasa (10/3/2026). Tindakan proaktif ini ditujukan untuk memperluas pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang pentingnya perlindungan sosial, terutama bagi mereka yang bergerak dalam sektor pekerjaan informal.
Mengapa Sosialisasi BPJS-TK di Bandar Lampung Penting?
Kegiatan yang berlangsung dalam dua hari ini difokuskan pada segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (BPU). Khususnya, pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), marbot, dan pedagang takjil yang berada di sekitar area masjid. Mereka adalah kelompok yang rentan terhadap risiko kerja dan membutuhkan perlindungan, tetapi sering kali kurang mendapatkan akses ke informasi tentang jaminan sosial.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Bandar Lampung, Sonny Alonsye, menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah implementasi langsung dari Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrim. Menurut Sonny, masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat aktivitas ekonomi masyarakat yang perlu mendapatkan perlindungan.
Pendekatan Humanis: Edukasi Sambil Berbagi Takjil
Selain menyampaikan informasi dan edukasi, tim BPJS Ketenagakerjaan juga melakukan pendekatan humanis dengan membagikan takjil kepada jamaah dan warga sekitar. Mereka aktif mengunjungi lapak-lapak pedagang takjil di sekitar masjid untuk mengedukasi tentang manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).
“Pedagang takjil ini adalah pahlawan ekonomi keluarga. Jika mereka mengalami kecelakaan saat berangkat atau sedang berjualan, BPJS Ketenagakerjaan siap menanggung biaya pengobatan tanpa batas biaya (sesuai indikasi medis) atau memberikan santunan kematian kepada ahli waris agar tidak jatuh ke jurang kemiskinan,” ungkap Sonny.
Layanan Mobil Keliling di Halaman Masjid
Untuk memudahkan masyarakat yang ingin langsung mendaftar atau sekadar berkonsultasi, BPJS Ketenagakerjaan Bandar Lampung juga menyiapkan Booth Layanan dan Mobil Keliling di area parkir masjid.
Optimisme BPJS Ketenagakerjaan Bandar Lampung
Melalui strategi ini, BPJS Ketenagakerjaan Bandar Lampung optimis dapat meningkatkan angka kepesertaan sektor BPU secara signifikan di tahun 2026. Ini juga menjadi langkah penting dalam memastikan keberlanjutan perlindungan bagi pekerja mandiri di seluruh lapisan masyarakat Lampung.
Strategi sosialisasi dan edukasi yang dilakukan BPJS Ketenagakerjaan Bandar Lampung ini adalah contoh nyata bagaimana sebuah institusi publik dapat berperan aktif dalam melindungi masyarakat. Dengan pendekatan yang humanis dan proaktif, mereka berhasil menjangkau segmen masyarakat yang sering kali terlupakan dan memberikan perlindungan yang mereka butuhkan.